Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Kenalkan dan Ajarkan Pajak Pertambahan Nilai Melalui Kegiatan Ecoprint Kepada Siswa SD Celep 5
Berita KKNwirausahanesia.com - CELEP, SRAGEN, 1 Agustus 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Celep mengajak siswa kelas 5 dan 6 SD Negeri 5 Celep mengenal lingkungan, kewirausahaan, dan perpajakan melalui kegiatan kreatif ecoprint. Kegiatan yang diikuti sekitar 40 siswa tersebut dilaksanakan pada Sabtu (1/8) di SD Negeri 5 Celep, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen.
Kegiatan bertajuk “Program Edukasi Lingkungan, Kewirausahaan Kreatif, dan Pengenalan Pajak melalui Kegiatan Ecoprint” merupakan program kerja multidisiplin yang menggabungkan beberapa bidang keilmuan dalam satu rangkaian kegiatan. Program tersebut terdiri atas pengenalan pemilahan sampah, praktik ecoprint, pengenalan kewirausahaan melalui perbandingan harga, serta pengenalan perpajakan secara sederhana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan pemilahan sampah dan kegiatan interaktif untuk membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik ecoprint menggunakan bahan alami sehingga siswa dapat secara langsung menghasilkan karya dari bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Setelah menghasilkan karya ecoprint, siswa diperkenalkan pada konsep sederhana mengenai nilai ekonomi suatu produk. Melalui kegiatan perbandingan harga, siswa diajak memahami bahwa sebuah produk memiliki biaya dan nilai jual yang perlu dipertimbangkan sebelum dipasarkan.
Pada sesi terakhir, Arfa Dhia Hanania, mahasiswa Akuntansi Perpajakan, memberikan pendampingan mengenai pengenalan pajak melalui simulasi penjualan hasil karya ecoprint. Siswa diajak menghitung secara sederhana nilai penjualan dari karya yang telah dibuat serta memahami hubungan antara kegiatan ekonomi, pajak, dan manfaat pajak dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mengenalkan pajak melalui sesuatu yang dekat dengan aktivitas anak-anak. Setelah mereka membuat sendiri karya ecoprint, mereka dapat melihat bahwa sebuah karya juga memiliki nilai ekonomi ketika dijual. Dari situ, kami mengenalkan secara sederhana bahwa dalam kegiatan ekonomi terdapat aspek perpajakan yang juga perlu dipahami,” ujar Arfa.
Sebagai bagian dari kegiatan, siswa juga memperoleh Kartu Wajib Pajak Cilik sebagai media edukasi dan simulasi pengenalan administrasi perpajakan. Kartu tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan siswa sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan konsep kepatuhan administrasi perpajakan sejak dini.
Kegiatan mendapat respons positif dari pihak sekolah. Pihak SD Negeri 5 Celep menyambut baik kegiatan yang menggabungkan edukasi lingkungan, kreativitas, kewirausahaan, dan pengenalan pajak dalam satu rangkaian pembelajaran. Pendekatan berbasis praktik dinilai dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret bagi siswa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mulai mengenal proses sederhana di balik suatu produk, mulai dari pemanfaatan bahan, pembuatan karya, hingga nilai ekonominya. Pengenalan pajak melalui simulasi juga diharapkan dapat menjadi pengalaman awal bagi siswa untuk memahami peran pajak dalam kehidupan masyarakat.
Penulis/Reporter: Arfa Dhia Hanania
Fotografer: Marshanda Kinanti
Kontak Media: afadhiah2@gmail.com
Editor: Achmad Munandar

