Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Turut Memperbarui Data Anak Tidak Sekolah melalui Kunjungan Rumah di Desa Celep
Berita KKNDokumentasi Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melakukan pendataan secara door to door untuk memverifikasi status pendidikan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Desa Celep.
Sumber: Dokimentasi Pribadi
wirausahanesia.com - SRAGEN, 7 Agustus 2026 – Upaya memperoleh data pendidikan yang lebih aktual dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui kegiatan pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Pendataan dilaksanakan secara door to door pada Jumat, 7 Agustus 2026, dengan mendatangi langsung rumah anak yang tercantum dalam data ATS.
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melakukan kunjungan rumah untuk mengonfirmasi status pendidikan anak dalam kegiatan pemutakhiran data ATS di Desa Celep.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengacu pada data ATS yang tersedia sejak tahun 2023. Mengingat data tersebut sudah tidak mencerminkan kondisi terbaru secara keseluruhan, diperlukan pengecekan lapangan untuk mengetahui adanya perubahan status pendidikan anak.
Melalui kunjungan langsung, mahasiswa melakukan konfirmasi kepada orang tua atau anggota keluarga mengenai kondisi pendidikan anak yang tercantum dalam daftar. Informasi yang diperoleh meliputi status pendidikan anak pada saat pendataan, sehingga dapat diketahui apakah anak masih tidak bersekolah atau telah melanjutkan pendidikan.
Metode door to door digunakan untuk memperoleh informasi secara langsung dari keluarga. Selain melakukan konfirmasi, mahasiswa juga mencatat hasil pendataan berdasarkan keterangan yang diberikan oleh pihak keluarga dan mencocokkannya dengan data awal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pemutakhiran data ATS di Desa Celep. Hasil pengecekan lapangan dapat memberikan gambaran mengenai perubahan kondisi pendidikan anak sejak data tersebut terakhir diperbarui pada tahun 2023.
Data yang telah diverifikasi selanjutnya dapat menjadi bahan informasi bagi pihak terkait dalam melihat kondisi pendidikan anak di Desa Celep. Khususnya, informasi tersebut dapat membantu mengidentifikasi anak yang masih tercatat sebagai tidak sekolah dan membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Bagi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pengelolaan data pendidikan di tingkat desa. Pendataan secara langsung juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam melakukan verifikasi informasi administratif berdasarkan kondisi nyata di masyarakat.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan data ATS yang tersedia dapat menjadi lebih akurat dan sesuai dengan kondisi terkini. Pemutakhiran informasi juga dapat mendukung pihak terkait dalam menentukan langkah yang diperlukan untuk membantu anak yang masih berada di luar sistem pendidikan.
Setelah seluruh kunjungan selesai dilakukan, mahasiswa melakukan rekapitulasi terhadap informasi yang telah diperoleh dari masyarakat. Hasil tersebut kemudian dapat digunakan sebagai bahan pembaruan data Anak Tidak Sekolah di Desa Celep.Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap data hasil verifikasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar informasi bagi pihak terkait dalam menentukan langkah selanjutnya, khususnya terhadap anak yang masih belum memperoleh akses pendidikan.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan pengecekan kembali data yang telah dikumpulkan dari setiap rumah yang dikunjungi. Hasil pendataan selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pemutakhiran informasi Anak Tidak Sekolah di Desa Celep.
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar
