Mahasiswa KKN-T IDBU-42 UNDIP Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Keuangan BUMDes Sukorejo melalui Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Excel
Berita Keuangan KKNwirausahanesia.com - Sragen - Mahasiswa KKN-T IDBU-42 Universitas Diponegoro, Eva Julian Nur Safitri, mahasiswa Program Studi D-IV Akuntansi Perpajakan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, melaksanakan program kerja monodisiplin berupa Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Desa Sukorejo, Kabupaten Sragen pada Selasa (21/7/2026), pukul 10.00 WIB, bertempat di Kantor BUMDes Sukorejo. Program kerja ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pendampingan dilakukan secara langsung bersama Bendahara BUMDes, Ibu Harsini, dengan fokus pada penyusunasssn laporan keuangan yang lebih sistematis, akurat, dan sesuai dengan kaidah akuntansi menggunakan Microsoft Excel.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pendampingan dilakukan secara langsung bersama Bendahara BUMDes, Ibu Harsini, dengan fokus pada penyusunasssn laporan keuangan yang lebih sistematis, akurat, dan sesuai dengan kaidah akuntansi menggunakan Microsoft Excel.
Dalam kegiatan tersebut, Eva tidak hanya membantu menyelesaikan penyusunan laporan keuangan, tetapi juga memberikan pendampingan teknis mengenai penggunaan fitur-fitur Microsoft Excel yang lebih optimal untuk mendukung proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Pendampingan meliputi penyusunan laporan keuangan berbasis Excel, standarisasi penggunaan nomor akun (chart of accounts), penamaan akun yang konsisten, klasifikasi transaksi, hingga penentuan dan pencatatan akumulasi penyusutan aset tetap agar laporan keuangan yang dihasilkan lebih informatif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selama proses pendampingan, berbagai data transaksi yang sebelumnya belum tercatat maupun belum terklasifikasi dengan tepat berhasil diidentifikasi dan disusun kembali. Melalui proses tersebut, laporan keuangan BUMDes yang sebelumnya mengalami ketidakseimbangan (unbalanced) berhasil disesuaikan hingga kembali menunjukkan posisi yang seimbang (balance). Selain memperbaiki laporan yang telah ada, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai alur penyusunan laporan keuangan sehingga pengelolaan administrasi keuangan dapat dilakukan secara lebih efektif pada periode berikutnya.
Selama proses pendampingan, berbagai data transaksi yang sebelumnya belum tercatat maupun belum terklasifikasi dengan tepat berhasil diidentifikasi dan disusun kembali. Melalui proses tersebut, laporan keuangan BUMDes yang sebelumnya mengalami ketidakseimbangan (unbalanced) berhasil disesuaikan hingga kembali menunjukkan posisi yang seimbang (balance). Selain memperbaiki laporan yang telah ada, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai alur penyusunan laporan keuangan sehingga pengelolaan administrasi keuangan dapat dilakukan secara lebih efektif pada periode berikutnya.
Sebagai luaran program, Eva menyusun Poster Panduan Teknis, Standarisasi, dan Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes yang dirancang sebagai media pembelajaran praktis bagi pengurus BUMDes. Panduan tersebut memuat tahapan penyusunan laporan keuangan berbasis Excel, standar penggunaan nomor akun, tata cara pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan yang sistematis sehingga dapat menjadi acuan dalam pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.
Ibu Harsini selaku Bendahara BUMDes Sukorejo menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan sangat membantu proses penyusunan laporan keuangan. Menurut beliau, pemanfaatan Microsoft Excel secara lebih mendalam membuat proses pencatatan menjadi lebih mudah, cepat, dan rapi. Selain itu, penjelasan mengenai penggunaan nomor akun, penamaan akun, serta perhitungan akumulasi penyusutan aset tetap memberikan pemahaman baru yang sebelumnya belum diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan BUMDes.
Ibu Harsini selaku Bendahara BUMDes Sukorejo menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan sangat membantu proses penyusunan laporan keuangan. Menurut beliau, pemanfaatan Microsoft Excel secara lebih mendalam membuat proses pencatatan menjadi lebih mudah, cepat, dan rapi. Selain itu, penjelasan mengenai penggunaan nomor akun, penamaan akun, serta perhitungan akumulasi penyusutan aset tetap memberikan pemahaman baru yang sebelumnya belum diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan BUMDes.
Melalui program ini, diharapkan BUMDes Sukorejo mampu menerapkan sistem pelaporan keuangan yang lebih akuntabel, transparan, dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan desa. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola dan akuntabilitas kelembagaan desa, serta berkontribusi terhadap SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas pengelolaan BUMDes sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar


























