Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Melakukan Pembuatan Cetakan Briket Manual sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Sekam Padi di Desa Celep

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Melakukan Pembuatan Cetakan Briket Manual sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Sekam Padi di Desa Celep

 

Foto dokumentasi Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Melaukan Proses Pembuatan Cetakan Briket Manual Berbahan Besi Hollow Sebagai Bagian Dari Program Pemanfaatan Limbah Sekam Padi. 
Sumber: Dokumentasi Pribadi

wirausahanesia.comSRAGEN, 30 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja Pembuatan Cetakan Briket Manual sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Sekam Padi di Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada Kamis, 30 Juli 2026. Program kerja ini menghasilkan luaran berupa satu unit cetakan briket manual berbahan besi hollow yang digunakan untuk membantu proses pencetakan briket berbahan dasar sekam padi.

Kegiatan ini diinisiasi berdasarkan adanya potensi limbah sekam padi di lingkungan Desa Celep yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sekam padi sebagai salah satu limbah hasil pengolahan pertanian memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna, salah satunya melalui pengolahan menjadi briket.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro membuat cetakan briket manual dengan memanfaatkan besi hollow sebagai bahan utama. Alat dibuat dengan konstruksi sederhana dan mekanisme manual sehingga dapat digunakan tanpa membutuhkan sumber energi listrik. Cetakan tersebut dirancang untuk membantu proses pembentukan dan pemadatan bahan sekam padi menjadi briket.

 
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro menjelaskan bahwa pembuatan alat tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan potensi sekam padi yang tersedia di lingkungan desa. “Kami melihat adanya limbah sekam padi yang dapat dimanfaatkan menjadi briket. Oleh karena itu, kami membuat cetakan briket manual menggunakan besi hollow agar proses pencetakan dapat dilakukan dengan alat yang sederhana dan mudah digunakan,” ujarnya

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan menentukan bentuk dan ukuran cetakan yang akan dibuat. Selanjutnya, mahasiswa menyiapkan material berupa besi hollow dan melakukan pengukuran serta pemotongan sesuai dengan rancangan. Bagian-bagian besi hollow kemudian disusun dan disambungkan hingga membentuk cetakan briket manual.

Dokumentasi alat cetakan briket yang dibuat menggunakan material besi hollow sebagai sarana pendukung dalam proses pencetakan briket dari sekam padi. Sumber : Dokimentasi Pribadi

Setelah proses pembuatan selesai, cetakan yang telah dirakit dilakukan pemeriksaan dan pengujian. Pengujian dilakukan dengan memasukkan bahan sekam padi yang telah disiapkan ke dalam cetakan, kemudian memberikan tekanan secara manual untuk memadatkan bahan hingga membentuk briket.

Luaran utama dari kegiatan ini berupa satu unit cetakan briket manual berbahan besi hollow. Alat tersebut dapat digunakan untuk membantu proses pencetakan sekam padi menjadi briket dengan mekanisme pengoperasian secara manual dan sederhana.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam memanfaatkan potensi limbah sekam padi yang tersedia di Desa Celep. Melalui
 
pembuatan alat sederhana tersebut, mahasiswa berupaya memberikan alternatif pemanfaatan limbah pertanian agar dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Pembuatan cetakan briket manual juga menjadi bentuk penerapan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menghasilkan alat yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan di lingkungan masyarakat. Penggunaan besi hollow sebagai material utama memungkinkan alat dibuat dengan konstruksi sederhana dan mekanisme manual.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap cetakan briket manual yang telah dibuat dapat memberikan manfaat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam upaya pemanfaatan limbah sekam padi di Desa Celep.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pengujian alat dan dokumentasi hasil pembuatan cetakan briket manual.



Penulis: 
Rifky Tegar Musyafa

Editor:
Achmad Munandar