Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Melaksanakan Pembuatan dan Pemasangan Stiker Identitas Kepala Keluarga sebagai Upaya Mendukung Identifikasi Rumah Warga di Desa Celep
Berita KKNFoto dokumentasi penyerahan luaran program kerja kepada bapak barsito selaku kepala RT 14 Dukuh Marditani, Desa Celep.
Sumber : Dokumentasi Pribadi
wirausahanesia.com - SRAGEN, 29 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Reguler Universitas Diponegoroo melaksanakan program kerja Pembuatan dan Pemasangan Stiker Identitas Kepala Keluarga di Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada [Rabu, 29 Juli 2026]. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa stiker identitas rumah yang memuat informasi nama kepala keluarga.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap kondisi di lingkungan Desa Celep, khususnya masih terdapat rumah warga yang belum memiliki identitas yang jelas. Ketiadaan identitas rumah dapat menyulitkan proses identifikasi rumah, pendataan warga, maupun pencarian alamat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berinisiatif membuat stiker identitas rumah sebagai penanda sederhana yang mudah dikenali dan dapat digunakan oleh masyarakat.
Program ini menyasar rumah warga di Desa Celep yang membutuhkan identitas rumah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN bertujuan membantu meningkatkan kemudahan dalam mengenali rumah berdasarkan nama kepala keluarga. Selain itu, keberadaan stiker
diharapkan dapat mendukung keteraturan identitas rumah dan mempermudah proses pendataan di lingkungan masyarakat.
Foto Dokumentasi penempelan luaran program kerja pada rumah warga
untuk memudahkan identifikasi rumah di Dukuh Mardiiani RT 14, Desa Celep.
Sumber : Dokumentasi Pribadi
Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa program tersebut dirancang berdasarkan hasil pengamatan dan kebutuhan masyarakat di Desa Celep. “Kami melihat masih ada beberapa rumah yang belum memiliki identitas yang jelas. Oleh karena itu, kami membuat stiker identitas kepala keluarga yang dapat digunakan sebagai penanda rumah. Harapannya, stiker ini dapat membantu warga maupun pihak lain dalam mengenali rumah dan mempermudah proses pendataan,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan pendataan rumah warga yang akan diberikan identitas. Mahasiswa kemudian mengumpulkan informasi berupa nama kepala keluarga yang diperlukan untuk pembuatan stiker. Data tersebut selanjutnya digunakan dalam proses desain dan pencetakan stiker sesuai dengan identitas masing-masing rumah.
Setelah stiker selesai dibuat dan dicetak, mahasiswa KKN melakukan pemasangan secara langsung pada rumah warga. Stiker ditempatkan pada bagian rumah yang mudah terlihat agar dapat berfungsi secara optimal sebagai penanda identitas rumah. Proses pemasangan dilakukan dengan memastikan stiker terpasang dengan baik dan informasi yang tercantum dapat terbaca dengan jelas.
Warga Desa Celep menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Pemasangan stiker dinilai dapat memberikan penanda yang lebih jelas pada rumah warga serta membantu memudahkan proses pengenalan dan pencarian alamat. Program ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan solusi sederhana berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di masyarakat.
Melalui pembuatan dan pemasangan stiker identitas kepala keluarga, mahasiswa KKN berharap luaran program dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat Desa Celep. Stiker yang telah terpasang diharapkan dapat membantu mendukung identifikasi rumah, mempermudah pendataan warga, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pengecekan hasil pemasangan stiker dan dokumentasi bersama warga. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan mahasiswa KKN dalam membantu memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan solusi sederhana dan tepat guna.
Penulis:
Rifky Tegar Musyafa
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar

