Mahasiswa KKN Undip Olah Limbah Kulit Bawang Merah Menjadi Pestisida Ramah Lingkungan

Mahasiswa KKN Undip Olah Limbah Kulit Bawang Merah Menjadi Pestisida Ramah Lingkungan

 

Dokumentasi pemaparan kepada GAPOKTAN Desa Celep

wirausahanesia.comSragen, 6 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II dari Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan program kerja Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah Sebagai Bahan Dasar Utama Dalam Pembuatan Pestisida Ramah Lingkungan yang bertempat di Balai Desa, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Program edukasi ini digelar guna menekan penggunaan pestisida kimia sintetis sekaligus memanfaatkan limbah bumbu dapur menjadi solusi pembasmi hama tanaman yang aman, efektif, dan hemat biaya bagi masyarakat setempat.

Kegiatan diawali dengan pemaparan latar belakang masalah di Desa Celep, di mana sebagian besar warga masih bergantung pada pestisida kimia yang berpotensi merusak kualitas tanah dan kesehatan lingkungan. Mahasiswa memaparkan bahwa kulit bawang merah mengandung senyawa aktif seperti acetogenin, flavonoid, dan saponin yang mampu bertindak sebagai racun kontak alami bagi hama serangga. 


Dokumentasi produk kepada GAPOKTAN Desa Celep

Dalam peragaan langsung, para mahasiswa mengedukasi warga cara mengekstrak kulit bawang merah melalui proses perendaman air selama 24 - 48 jam hingga menghasilkan cairan pembasmi hama alami yang siap semprot.

Langkah ini mendapat apresiasi positif dari tokoh masyarakat setempat. 

"Pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi warga Celep. Selain mudah dibuat dari limbah dapur, pestisida organik ini membantu menjaga kesehatan tanaman pekarangan tanpa harus merogoh kocek untuk beli obat kimia," ujar perwakilan kelompok tani Desa Celep. 

Melalui inisiatif ini, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pembuatan pestisida mandiri demi mendukung pertanian skala rumah tangga yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan botol sampel pestisida kulit bawang merah secara simbolis kepada perangkat desa, serta pemberian poster panduan pembuatan pestisida organik kepada ketua GAPOKTAN.



Penulis/Reporter: Shakila Nawra Ramadhina (Kimia 2023, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro)
Fotografer: Marshanda Kinanti Rachmadhani
Kontak Media / Humas Kelompok: kknundip.desacelep
Editor: Achmad Munandar