Atasi Anak Tidak Sekolah, Mahasiswa KKN Undip Gelar Pendampingan Khusus di Desa Celep

Atasi Anak Tidak Sekolah, Mahasiswa KKN Undip Gelar Pendampingan Khusus di Desa Celep

 
Dokumentasi Pendampingan Anak Tidak Sekolah

wirausahanesia.comCELEP (07/08/26) - Mahasiswa KKN R Desa Celep dari Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro melalui Shakila Nawra Ramadhina melaksanakan program Fasilitator Pendekatan Persuasif Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui kunjungan rumah atau door to door kepada anak yang termasuk kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) beserta keluarganya. Kegiatan ini bertujuan menggali faktor penyebab anak tidak bersekolah sekaligus memberikan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya pendidikan serta alternatif layanan pendidikan yang tersedia.

Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pendekatan secara personal kepada anak dan keluarga yang termasuk dalam kategori ATS. Kunjungan rumah dipilih agar mahasiswa dapat membangun komunikasi secara lebih dekat, memahami kondisi yang dihadapi anak, serta menggali faktor yang menyebabkan anak tidak melanjutkan pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya melakukan pendataan atau kunjungan, tetapi juga berperan sebagai fasilitator dengan memberikan motivasi kepada anak dan keluarga. Edukasi mengenai pentingnya pendidikan disampaikan dengan pendekatan yang lebih persuasif sehingga dapat menyesuaikan dengan kondisi masing-masing anak dan keluarganya.

Shakila Nawra Ramadhina menjelaskan bahwa pendekatan personal diperlukan untuk memahami permasalahan ATS secara lebih mendalam.

"Melalui kunjungan secara langsung, kami dapat berkomunikasi dengan anak dan keluarga secara lebih dekat. Harapannya, kami dapat memahami faktor yang menyebabkan anak tidak bersekolah sekaligus memberikan motivasi dan informasi mengenai alternatif pendidikan yang dapat ditempuh."

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kunjungan rumah (door to door) kepada anak yang masuk dalam kategori ATS. Dalam setiap kunjungan, mahasiswa melakukan komunikasi dengan anak dan keluarga untuk menggali kondisi serta faktor yang menjadi penyebab anak tidak bersekolah.

Setelah memperoleh informasi mengenai kondisi anak, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya pendidikan bagi masa depan. Anak dan keluarga juga diberikan informasi mengenai alternatif layanan pendidikan yang tersedia sehingga terdapat pilihan yang dapat dipertimbangkan sesuai dengan kondisi masing-masing.

Pendekatan persuasif tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran anak dan keluarga mengenai pentingnya keberlanjutan pendidikan. Selain itu, komunikasi langsung diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan anak secara lebih tepat.

Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk mendukung penanganan Anak Tidak Sekolah di Desa Celep. Dengan adanya pendekatan langsung kepada keluarga, diharapkan anak yang belum memperoleh akses pendidikan dapat kembali mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui layanan yang sesuai.

Kegiatan selanjutnya dapat dilakukan melalui kunjungan lanjutan/koordinasi dengan pemerintah desa/pendampingan anak menuju layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.



Penulis/Reporter: Shakila Nawra Ramadhina (Kimia 2023, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro)
Fotografer: Hanna 
Kontak Media / Humas Kelompok: kknundip.desacelep
Editor: Achmad Munandar