Mahasiswa KKN UNDIP Susun SOP BUMDES “Maju Bersama” untuk Optimalkan Investasi Lahan di Desa Celep

Mahasiswa KKN UNDIP Susun SOP BUMDES “Maju Bersama” untuk Optimalkan Investasi Lahan di Desa Celep

Dokumentasi kegiatan penyampaian materi SOP BUMDES 
untuk optimalkan investasi lahan di desa celep Dokumentasi: Pribadi


wirausahanesia.comSragen, 06 Agustus 2026 - Baru baru ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro 2026, Rifky Hendra Raviano Syaputra, mempresentasikan draft Standard Operating Procedure (SOP) tata kelola unit usaha pertanian BUMDes “MAJU BERSAMA” di aula Desa Celep. Inisiatif ini bertujuan memaksimalkan pemanfaatan aset lahan desa melalui model investasi lahan yang berpihak pada pemberdayaan petani lokal dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

SOP yang dipaparkan memuat model bisnis investasi lahan yang jelas: BUMDes bertindak sebagai investor dan penyedia aset lahan, sedangkan petani lokal berperan sebagai pelaksana operasional di lapangan. Dokumen berisi mekanisme kemitraan, pembagian peran, dan skema bagi hasil yang transparan serta terukur untuk menjamin keadilan bagi semua pihak. Selain itu, SOP mengatur prosedur administratif termasuk pencatatan, pengelolaan kas, dan tata cara pertanggungjawaban finansial.

Rangkaian alur kerja dalam SOP mencakup identifikasi dan validasi lahan, penandatanganan perjanjian kemitraan, perencanaan teknis budidaya, pelaksanaan produksi, hingga pemasaran hasil panen. Rifky menekankan pentingnya indikator kinerja utama (KPI) misalnya produktivitas per hektare, tingkat serapan biaya, dan persentase pendapatan yang dibagikan kepada pemilik lahan sebagai tolok ukur evaluasi implementasi. Pengawasan berkala dan pelaporan rutin kepada pengurus BUMDes serta pihak desa juga menjadi bagian yang wajib dilaksanakan.
 
“Kami merancang SOP ini agar pengelolaan investasi lahan berjalan profesional dan akuntabel, sehingga manfaat ekonomi benar benar dirasakan oleh pemilik lahan dan petani mitra,” terang, Rifky saat presentasi. Ia menambahkan bahwa dokumen ini merupakan hasil kerja tim multidisiplin KKN Undip yang menggabungkan aspek manajerial, teknis pertanian, dan penguatan kelembagaan desa.

Kehadiran warga dan pengurus desa pada sesi sosialisasi menunjukkan respon positif. Beberapa tokoh masyarakat menyampaikan harapan agar SOP segera direvisi berdasarkan masukan warga dan diimplementasikan melalui pilot project untuk membuktikan keberlanjutan model investasi lahan ini. Tim KKN juga merencanakan pelatihan teknis bagi petani mitra serta monitoring awal pada masa tanam perdana sebagai langkah awal implementasi.

Dokumen SOP yang disusun mencakup pula matriks tugas dan fungsi kelembagaan, alur administrasi keuangan, serta format laporan yang dapat langsung digunakan oleh pengurus BUMDes. Jika pilot project berjalan baik, model ini berpotensi direplikasi di desa desa lain sebagai praktik baik pengelolaan investasi lahan berbasis BUMDes.



Kontak penulis:
- Rifky Hendra Raviano Syaputra
- Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro 2026 Desa Celep, Sragen
- Email / Telepon: rvianosyptr@gmsil.com

Editor:
Achmad Munandar