Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Gunungpati Melalui Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Pembuatan Pakan Fermentasi

Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Gunungpati Melalui Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Pembuatan Pakan Fermentasi



wirausahanesia.comPada hari Sabtu, 6 Februari 2026 bertempat di rumah Ketua RW 08 Kelurahan Gunungpati Kecamatan Gunungpati telah dilaksanakan kegiatan edukasi mengenai “Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Gunungpati Melalui Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Pembuatan Pakan Fermentasi” yang diikuti oleh  pengurus RW, RT serta ibu PKK RW dan RT Kelurahan Gunungpati Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta dalam pemanfaatan limbah organik rumah tangga yang terbuang dengan pengolahan limbah organik melalui pembuatan pakan fermentasi. Pembuatan pakan fermentasi dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak khususnya pakan ternak unggas yang diberikan dengan kombinasi pakan komersial.

Kegiatan dilaksanakan dengan pemaparan mengenai pembuatan pakan fermentasi dan dilakukan praktek langsung cara pembuatan serta dipaparkan contoh hasil pembuatannya. Selanjutnya dilakukan dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta.

Materi yang disampaikan oleh Adhitya Widya Firmansyah selaku mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro mengenai pembuatan pakan fermentasi dijelaskan langsung dan dipraktekkan cara pembuatan dan pemberian kepada ternak. Pakan fermentasi adalah pakan yang bahan bakunya difermentasi menggunakan mikroorganisme (bakteri/kapang/yeast) sehingga mengalami perubahan kimia dan fisik yang menguntungkan, seperti peningkatan kecernaan dan stabilitas. Limbah organik rumah tangga (sisa makanan, sayur, buah, dedaunan pekarangan) dicacah lalu dicampur dengan bahan tambahan seperti dedak/katul dan diinokulasi dengan bioaktivator (EM4, MOL, atau starter lain) yang dilarutkan dalam air dan sumber energi (molase/gula merah). Pakan fermentasi ini memiliki kelebihan luar biasa dalam pemanfaatan limbah organik, mulai dari sisa makanan hingga limbah sisa sayur dipasar dan dapat mengurangi pengeluaran biaya pakan untuk unggas dalam waktu yang sangat singkat.


Hal ini ditambahkan oleh Lilik Krismiyanto, S.Pt., M.Si. bahwa pembuatan pakan fermentasi untuk ayam kampung skala rumah tangga sangat penting karena mampu meningkatkan kualitas nutrisi dan kecernaan pakan dari bahan lokal yang sederhana. Proses fermentasi membantu menguraikan senyawa kompleks, menekan mikroorganisme patogen, serta memperbaiki aroma pakan sehingga lebih disukai ayam. Selain meningkatkan kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh ayam kampung, pakan fermentasi juga berperan menekan biaya produksi dan memanfaatkan limbah organik rumah tangga secara optimal. Dengan demikian, pakan fermentasi menjadi solusi praktis dan berkelanjutan dalam mendukung produktivitas ayam kampung serta ketahanan pangan keluarga.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif bertanya selama proses kegiatan berlangsung. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta dapat menerapkan pembuatan pakan fermentasi untuk mengurangi limbah organik rumah tangga serta memanfaatkan pakan fermentasi sebagai pakan ternak yang dapat diberikan secara langsung.

Kegiatan yang dilakukan oleh KKN Tematik 1  TIM 15 UNDIP  2026 dilaksanakan untuk mendorong masyarakat yang produktif dan mandiri dalam meningkatkan ketahanan pangan.


Editor:
Achmad Munandar