Warmindo Burjo DOI Bertahan Disaat Pandemi dan Kini Mulai Ekspansi

Warmindo Burjo DOI Bertahan Disaat Pandemi dan Kini Mulai Ekspansi



wirausahanesia.com - Pandemi sangat berdampak pada semua sektor usaha termasuk umkm diantaranya warung makan karena pembatasan terhadap pergerakan masyarakat.


Sudah banyak kisah mereka yang harus menyerah dengan pandemi, menutup usaha karena tak kuat lagi.

Diantaranya berhasil bertahan hingga mampu tetap berjalan dengan segala kesulitan keadaan.

Salah satunya kisah bang Herman dengan warung bubur kacang hijaunya.

Buka saat awal pandemi maret 2020 lalu, usaha yanag dinamai Warmindo DOI atau Doa Ibu berusaha bertahan dengan sulitnya keadaan, barus tutup lebih awal dan hanya boleh take away.

Tiga tahun bertahan kini Warmindo DOI yang menyajikan menu olahan Indomie, Bubur Kacang Hijau, Ketan Hitam dan Aneka Nasi kini mulai melebarkan sayap dengan membuka cabang baru lagi.

"Burjo DOI pertama ada di Komplek PKL Kyai Mojo Srondol depan Bank BCA Srondol Banyumanik, alhamdulillah untuk yabg kedua ini ada di Jl. Sumurboto II Banyumanik Semarang Gang Seberang Superindo" jelas Bang Herman sang owner saat ditanya alamat warungnya.

Inspiratif ya sobat wirausaha, semoga laris manis warungnya sehingga bisa menebar banyak manfaat, jangan lupa mampir kalau lagi di sekitar Tembalang Semarang dan Banyumanik ya.


Penulis
Achmad Munandar
5 Cara Meningkatkan Engagement Sosial Media Brand

5 Cara Meningkatkan Engagement Sosial Media Brand



wirausahanesia.com - Sosial media bagi sebuah brand merupakan hal yang wajib. Selain sebagai sarana promosi juga menjalin kedekatan dengan para customer.

Engagement menjadi indikator paling sederhana untuk menilai sebuah akun sosmed brand dekat atau tidak dengan customer dan diterima atau tidak oleh netijen.

Secara sederhana, engagement berarti komunikasi dua arah yang kuncinya adalah umpan balik atau feedback. Engagement adalah tanggapan pelanggan terhadap pesan atau konten tertentu yang kamu post.

Sedangkan Engagement di media sosial adalah segala bentuk interaksi dari orang lain tentang konten yang kamu buat di media sosial. Metrik ini berfungsi untuk mengukur ketertarikan pengguna terhadap postingan.

Customer engagement adalah suatu hubungan komunikasi atau interaksi yang terjalin antara para pemilik kepentingan eksternal seperti konsumen (pelanggan) dan pihak internal (produsen atau perusahaan) melalui berbagai saluran korespondensi.

Di instagram namanya Engagement Instagram atau disebut pula Engagement Rate. Engagement rate adalah metriks dasar yang digunakan dalam pemasaran media sosial untuk mengukur kinerja sebuah konten pada platform media sosial. Sedangkan engagement Instagram bisa dilihat dan diukur dari interaksi di akun Instagram berupa likes, comment, share, views, dan repost.

Untuk twitter, Jumlah total berapa kali seseorang berinteraksi dengan sebuah Tweet. Klik yang dilakukan pada area Tweet, termasuk Retweet, balasan, mengikuti, suka, tautan, hashtag, media melekat, nama pengguna, foto profil, atau bentangan Tweet. Tingkat keterlibatan: Jumlah keterlibatan dibagi dengan jumlah tayangan.

Diamati dari akun socmed brand yang engaging seperti GrabID, Ditjen Pajak dan NetflixID, ada pola kesamaan:

1. Personalized (gaya bahasa manusia)

2. Relatable (nyambung & dekat)

3. Valuable (memberi nilai tambah)

4. Update Trends (gercep)

5. Interactivity (ngobrol 2 arah)



Sumber akun twitter (Mas) Andin Rahmana @andinrahmana


Monetisasi blog Anda dengan AdSense dan Mulai Hasilkan Uang

Monetisasi blog Anda dengan AdSense dan Mulai Hasilkan Uang

 

wirausahanesia.com - Google AdSense adalah cara mudah untuk memperoleh pendapatan dengan menampilkan iklan Google di blog Anda. Agar memenuhi syarat untuk layanan ini, blog Anda harus bersifat publik dan mematuhi Kebijakan Program AdSense.

Google AdSense adalah cara yang sederhana dan tanpa biaya bagi semua penayang, besar maupun kecil, untuk memperoleh uang dengan menampilkan iklan Google yang bertarget di situs mereka.

Untuk berpartisipasi dalam Program AdSense, Anda harus memenuhi persyaratan kelayakan kami. Berikut beberapa hal yang perlu diperiksa sebelum Anda mendaftar ke akun AdSense.

Konten Anda harus berkualitas tinggi, asli, dan menarik audiens. Baca tips kami untuk memastikan halaman situs Anda siap untuk AdSense.

Pastikan situs Anda mematuhi kebijakan Program sebelum mendaftar. Perhatikan bahwa kami dapat mengubah kebijakan kapan saja dan berdasarkan Persyaratan dan Ketentuan kami, Anda bertanggung jawab untuk mengikuti perubahan tersebut.

Seperti yang tercantum pada Persyaratan dan Ketentuan, kami hanya dapat menerima permohonan dari pemohon yang berusia lebih dari 18 tahun.

Jika menggunakan produk seperti Blogger atau YouTube (atau partner host AdSense lainnya), Anda dapat mendaftar ke akun AdSense yang dihosting. Perhatikan bahwa untuk memenuhi syarat, Anda harus memenuhi persyaratan kelayakan tertentu. Jika blog atau channel Anda memenuhi syarat untuk monetisasi melalui AdSense, Anda dapat menyiapkan akun AdSense dan menautkan produk tersebut.

Berikut adalah jawaban atas beberapa pertanyaan umum (FAQ) tentang pembayaran AdSense.

Kapan saya dibayar?
Siklus pembayaran AdSense adalah bulanan. Asalkan Anda telah menyelesaikan langkah untuk mendapatkan bayaran, kami akan mengeluarkan pembayaran antara tanggal 21 dan 26 di bulan tersebut. Selama periode ini, Anda akan melihat item baris muncul di halaman "Transaksi" yang menunjukkan bahwa pembayaran Anda sedang diproses. Pelajari jadwal pembayaran lebih lanjut.

Untuk EFT, tunggu 4-10 hari untuk menerima dana di rekening bank Anda setelah proses pembayaran dimulai. Transfer bank dapat memakan waktu hingga 15 hari agar dana tiba di rekening bank Anda. Anda juga dapat mengunjungi Pemecah masalah EFT dan Pemecah masalah transfer bank untuk mendapatkan panduan lebih lanjut.


Apakah ada metode pembayaran lain yang tersedia?
Jika suatu metode pembayaran tidak ditampilkan di halaman "Tambahkan metode pembayaran", berarti metode pembayaran tersebut tidak tersedia di negara Anda. Kami akan memberi tahu Anda jika ada metode pembayaran baru yang tersedia untuk negara Anda.


Apakah Google AdSense menyediakan dokumen pembayaran resmi?
Ya, kami memberikan Tanda Terima Pembayaran untuk setiap pembayaran Anda. Anda dapat menunjukkan Tanda Terima Pembayaran ke bank atau administrasi pajak sebagai bukti pembayaran dari AdSense. Untuk melihat Tanda Terima Pembayaran, klik Pembayaran lalu Lihat transaksi, lalu klik link pembayaran otomatis di halaman "Transaksi".

Jika perlu menunjukkan kontrak dengan AdSense, Anda dapat mencetak Persyaratan dan Ketentuan AdSense. Saat mendaftar ke AdSense, Anda menyetujui Persyaratan dan Ketentuan dan hal ini berfungsi sebagai dasar hukum untuk interaksi antara Anda (bisnis Anda) dan AdSense.

Perhatikan bahwa kami tidak dapat memberikan dokumen yang dicetak, ditandatangani, atau diberi cap.



Demikian tadi siba wirausahanesia, postingan kita kali ini tentang Monetisasi blog Anda dengan AdSense dan Mulai Hasilkan Uang, semoga bermanfaat sampai jumpa.

Cara Memecahkan Masalah Penurunan Penghasilan Google AdSense pada Blog

Cara Memecahkan Masalah Penurunan Penghasilan Google AdSense pada Blog


wirausahanesia.com - Salah satu tantangan bisnis digital adalah perubahan yang tiba-tiba, baik perubahan yang mengarah positif atau negatif, naik dan turun dalam waktu singkat dan signifikan.

Termasuk di dalamnya dalam hal penghasilan adsense untuk blog, setidaknya demikian yang pernah kami alami. Dari yang sehari hanya berpenghasilan ratusan rupiah, ratusan ribu dan turun lagi hingga ribuan rupiah saja.

Kami berusaha mencari akar masalanya, salah satunya adalah penurunan jumlah klik pada iklan. Bisa jadi sobat yang mengalami penurunan juga karena sebab yang sama atau bisa juga disebabkan faktor lainnya.

Lewat postingan kali ini, kami kutip dari laman bantuan google adsense, ini dia postingan kita tentang Memecahkan Masalah Penurunan Penghasilan Google AdSense pada Blog.


Mengidentifikasi masalah yang menyebabkan penurunan penghasilan
Langkah pertama untuk mengidentifikasi penyebab penurunan penghasilan adalah mengetahui metrik utama yang memengaruhi penghasilan. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pendapatan, tetapi secara umum metrik yang penting adalah: biaya per klik (CPC), CTR, dan tayangan. Anda dapat melihat metrik ini di halaman Laporan di akun AdSense.

1. Tinjau performa akun Anda secara historis. Buat laporan baru dan perpanjang rentang tanggal hingga setidaknya 3 bulan terakhir untuk membantu mengidentifikasi tren atau masalah tertentu.


2. Periksa perubahan apa yang telah dilakukan pada akun Anda dan kapan Anda membuatnya. Hal ini akan membantu Anda memahami akar penyebab penurunan pendapatan.


3. Setelah mengonfirmasi tanggal penurunan, mulailah mengelompokkan masalahnya. Misalnya, periksa di platform mana pendapatan Anda menurun. Jika Anda dapat melihat bahwa penurunan hanya terjadi di perangkat seluler, hal ini mungkin disebabkan oleh penerapan iklan yang buruk, perubahan pada situs seluler Anda, atau kecepatan halaman yang rendah, dll.


4. Tambahkan metrik CTR, CPC, dan tayangan ke laporan Anda, lalu coba pahami metrik mana yang sebenarnya menyebabkan penurunan. Pendapatan dihitung dengan mengalikan CPC, CTR, dan tayangan. Perubahan pada salah satu metrik tersebut akan memicu perubahan pada total pendapatan Anda. Lihat metrik mana yang memiliki tren serupa dengan pendapatan Anda.


Penghasilan menurun karena CPC
CPC dipengaruhi oleh pasar dan bergantung pada berbagai faktor seperti pengiklan yang mengajukan bid pada kata kunci dan nilai CPC yang bersedia mereka bayar. Jika penghasilan Anda telah berkurang karena terjadi penurunan dalam CPC, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil:

1. Pastikan Anda tidak memblokir iklan yang tidak perlu diblokir. Jika Anda memblokir terlalu banyak pengiklan, jaringan iklan, atau kategori umum atau sensitif, CPC akan menurun karena pengiklan dalam lelang yang mengajukan bid untuk inventaris Anda menjadi lebih sedikit. Pelajari lebih lanjut panduan untuk mengizinkan dan memblokir iklan.


2. Tren musiman dapat memengaruhi bid pengiklan, misalnya, pengiklan retail dapat menaikkan bid pada saat tertentu dalam setahun jika penjualan cenderung meningkat. CPC juga dapat menurun pada awal setiap kuartal. 

Pertimbangkan vertical untuk situs Anda. Misalnya, jika situs Anda melayani mahasiswa, Anda dapat memperkirakan penurunan traffic di musim liburan. Sebaiknya pelajari cara kerja lelang iklan, dan bagaimana jenis perubahan tersebut dapat memengaruhi penghasilan Anda.


3. Alihkan unit iklan berukuran tetap ke unit iklan responsif dengan memperbarui kode iklannya. Atau, jika Anda tidak dapat memperbarui kode iklan, aktifkan setelan pengoptimalan ukuran iklan. Membuat perubahan tersebut dapat menghasilkan CPC dan CTR yang lebih baik.


4. Mulai tampilkan unit iklan native (dalam feed, dalam artikel) di halaman Anda untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan.


Penghasilan menurun karena CTR
Penurunan CTR dapat disebabkan oleh desain situs yang tidak dioptimalkan atau karena penargetan yang buruk. Pengunjung melihat iklan Anda tetapi tidak mengkliknya karena dianggap tidak relevan atau mereka tidak melihat iklan Anda sama sekali. CTR yang rendah sering menyebabkan penghasilan yang lebih rendah.


1. Periksa akun Anda terkait error crawler. Jika Crawler AdSense tidak dapat melakukan crawling pada situs Anda, kami tidak dapat mencocokkan iklan yang relevan dengan halaman Anda.


2. Jika CTR menurun tajam di perangkat seluler, periksa apakah situs Anda terpengaruh oleh Klik yang Dikonfirmasi. Informasi selengkapnya dapat dibaca di sini.


3. Apakah baru-baru ini Anda mengubah lokasi iklan? Hal ini mungkin memengaruhi CTR. Jika Anda menggunakan iklan Otomatis, periksa performa iklan Otomatis Anda untuk mengidentifikasi kapan penurunan terjadi dan apakah Anda membuat perubahan pada situs di waktu tersebut. Untuk unit iklan, jalankan laporan Unit iklan dan bandingkan CTR dari 5 unit iklan teratas untuk melihat apakah terdapat perubahan yang signifikan pada unit iklan tersebut.


4. Periksa bahwa tidak ada masalah terkait kode iklan (terutama jika Anda telah mengubah kode iklan dengan cara apa pun) karena hal ini dapat mengurangi pendapatan Anda secara signifikan.


5. Mengubah tata letak situs (termasuk mengubah jumlah iklan per halaman) dapat memengaruhi CTR secara signifikan. Anda mungkin mendapatkan peningkatan CTR awalnya, tetapi kemudian menurun karena pengunjung sudah terbiasa dengan desain baru Anda. Penting untuk memeriksa desain lama Anda dan melihat unit iklan mana yang digunakan, di mana iklan tersebut ditempatkan, bagaimana tampilannya, dll.


6. Tampilan Aktif terlihat adalah metrik yang berguna untuk mengetahui berapa banyak iklan Anda yang benar-benar dilihat oleh pengunjung. Ini memiliki hubungan tidak langsung dengan CTR, karena pengunjung tidak dapat mengklik iklan yang tidak dapat mereka lihat. Anda harus berusaha menjaga metrik ini pada tingkat yang wajar (setidaknya 50%). Pelajari visibilitas dan Tampilan Aktif lebih lanjut

Tips: 
Analisis kami menunjukkan bahwa CPM dapat meningkat sebesar 26% untuk inventaris yang memiliki perkiraan kemungkinan untuk terlihat sebesar 50%. Jika Anda memiliki rasio visibilitas di atas 70%, Anda akan memiliki keunggulan unik di marketplace karena pembeli memfilter tayangan yang tidak terlihat.


7. Jika CTR dan Tampilan Aktif terlihat Anda menurun, hal ini kemungkinan besar terjadi karena perubahan penempatan iklan atau tata letak/desain situs. Baca Praktik terbaik visibilitas untuk melihat cara menyempurnakan penempatan iklan.


8. Jika CTR menurun tetapi Tampilan Aktif terlihat Anda tetap sama, periksa apakah ada perubahan pada jenis iklan yang ditayangkan. Jika ada peningkatan tayangan untuk iklan display yang memiliki CTR lebih rendah daripada iklan teks, hal ini dapat menyebabkan penurunan keseluruhan CTR. 


Penghasilan menurun karena tayangan
Penurunan tayangan dapat bersifat musiman atau sebagai akibat dari perubahan pada konten Anda. Jika penghasilan Anda berkurang karena terjadi penurunan tayangan, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil:


1. Tinjau laporan Situs Anda. Apakah salah satu situs Anda tiba-tiba memiliki performa yang jauh lebih buruk dibandingkan situs lainnya? Jika ya, periksa masalah seperti error 404, masalah server, atau pelanggaran kebijakan.


2. Periksa tren kunjungan halaman untuk situs Anda. Jika kunjungan halaman menurun, tayangan juga akan menurun. 


3. Periksa data Google Analytics untuk situs Anda guna melihat apakah ada perubahan pada traffic rujukan Anda. Lihat Brosur Google Analytics kami yang akan membantu Anda meningkatkan performa iklan.


4. Periksa akun Anda terkait error crawler. Jika crawler AdSense tidak dapat melakukan crawling pada situs Anda, kami tidak dapat mencocokkan iklan yang relevan dengan halaman Anda.


5. Gunakan Google Search Console untuk memastikan situs Anda di-crawl dan diindeks dengan benar.


6. Promosikan situs Anda dengan situs terkemuka lain yang membahas topik serupa.
Promosikan situs Anda melalui media sosial, lalu buat grup untuk orang-orang yang berminat dan berkunjung ke situs Anda secara rutin.


7. Perbarui situs Anda secara rutin untuk mendorong pengunjung berulang. Sebaiknya Anda juga mengirimkan email atau newsletter tentang pembaruan tersebut.


8. Kembangkan strategi traffic untuk memastikan situs Anda terlihat dan menarik pengunjung baru. Tinjau tips traffic kami tentang cara meningkatkan dan mengoptimalkan traffic situs Anda. 


Tips pengoptimalan penghasilan AdSense pada Blog
Berikut adalah tips terbaik kami untuk meningkatkan performa iklan dan situs Anda.

Mengoptimalkan iklan
1. Coba iklan Otomatis baru yang ditingkatkan: Fokuskan pada konten Anda dan kembangkan bisnis Anda denganiklan Otomatis. Nikmati penyiapan yang mudah tanpa perubahan kode iklan menggunakan fitur penyesuaian lanjutan.

2. Buat iklan Anda lebih terlihat dengan visibilitas: Pastikan Anda meningkatkan jumlah tayangan iklan yang dapat dilihat di situs Anda. Hal ini kemungkinan akan menghasilkan lebih banyak klik dan potensi pendapatan yang lebih tinggi. 

Untuk mencapai rasio visibilitas 70% atau lebih untuk unit iklan berpeforma terbaik, ikuti praktik terbaik visibilitas: kurangi panjang halaman, tempatkan iklan tepat di paruh atas, gunakan ukuran iklan vertikal, terus buat konten yang menarik, tingkatkan kecepatan halaman. Lihat Mengukur Visibilitas Iklan guna mendapatkan lebih banyak insight untuk negara Anda.

3. Tinjau setelan kontrol pemblokiran Anda: Lihat dan tinjau iklan yang telah muncul di situs Anda di Pusat peninjauan iklan.


Mengoptimalkan situs
1. Jangkau audiens Anda di tempat mereka berada: Temukan tempat pengguna Anda berada menggunakan Google Analytics dengan AdSense.


2. Kembangkan strategi traffic: Tinjau tips traffic kami tentang cara meningkatkan dan mengoptimalkan traffic situs Anda.


3. Periksa kecepatan halaman situs Anda: Sebaiknya gunakan alat PageSpeed Insights Google untuk memeriksa kecepatan halaman Anda.


3. Buat situs AMP: Membuat situs yang memprioritaskan AMP akan memberi Anda performa tinggi, yaitu waktu muat halaman yang lebih cepat, pengalaman pengguna yang lebih baik di perangkat seluler, dan peningkatan traffic secara keseluruhan. 


4. Bereksperimen dengan akun AdSense: Buka tab Pengoptimalan di akun Anda untuk mempelajari rekomendasi yang disesuaikan yang dapat menaikkan pendapatan dan menjalankan eksperimen untuk meningkatkan ketepatan setelan iklan Anda.



Demikian tadi sobat wirausahanesia postingan kita tentang Memecahkan Masalah Penurunan Penghasilan Google AdSense pada Blog. Semoga bermanfaat sampai jumpa.




Penulis
Achamd Munandar

Tips Raih Pendapatan 18,9 Juta dalam 11 Bulan dari AdSense Blog

Tips Raih Pendapatan 18,9 Juta dalam 11 Bulan dari AdSense Blog

 


wirausahanesia.com - Menjadi penulis blog di tahun 2022 yang sudah masuk era sosial media apakah masih ada uangnya?

Menurut founder Campusnesia.co.id Masih! ia bercerita bagaimana membangun media online yang bertema pendidikan dan hiburan dan berhasil menghasilkan Rp 18,9 Juta dalam 11 Bulan dari AdSense Blog.

Lewat video podcast di bawah ini banyak insight yang bermanfaat, langsung play saja guys.



***
Ingin apresiasi langsung ke kreator? 
bisa lewat QRIS lho, yuk support dengan saweran 
melalui scan kode QRIS di bawah ini 
(Mobile Banking dan E-Wallet)



Tiga Tips Menambah Jumlah Penonton Channel Youtube Anda

Tiga Tips Menambah Jumlah Penonton Channel Youtube Anda

 


wirausahanesia.com - Baru-baru ini kami mendapat kiriman email dari youtube yang isinya tentang Tiga Tips Menambah Jumlah Penonton Channel Youtube Anda, kami share untuk pembaca wirausahanesia, semoga bermanfaat.


1. Perluas jangkauan Anda dengan teks dan kolaborasi
Dapatkan akses ke penonton baru dengan berkolaborasi bersama kreator yang memiliki minat berbeda namun saling melengkapi. Ini adalah pendekatan yang saling menguntungkan. 

Tambahkan teks untuk membuat agar video Anda lebih mudah diakses oleh penonton tunarungu, yang memiliki gangguan pendengaran, atau lebih suka menonton tanpa audio.


2. Berinteraksilah dengan penonton Anda di antara periode upload
Buat interaksi Anda terus berlangsung. Buat agar penonton Anda merasa didengar dan dihargai dengan menanggapi komentar mereka. 

Anda juga dapat menunjukkan bahwa Anda menghargai dukungan mereka dengan memberikan ikon hati atau menyematkan komentar.


3. Bereksperimenlah dengan format konten untuk membuat penonton terpikat
Buat konten yang dapat dinikmati penonton dengan video Shorts, gunakan live streaming untuk membangun interaksi secara real time, dan bangun sensasi untuk video mendatang dengan Premiere.


Ada berbagai macam cara untuk berinteraksi dengan penonton Anda dan membangun hubungan yang akrab agar mereka kembali menonton konten Anda yang lain. Bersenang-senanglah dalam menemukan solusi yang paling cocok bagi Anda dan channel Anda.

Demikian tadi sobat wirausahanesia, postingan kita kali ini tentang Tiga Tips Menambah Jumlah Penonton Channel Youtube Anda. Semoga bermanfaat sampai jumpa.


Penulis
Tim YouTube